Home » Info, tips dan trik hangat bermanfaat » 5 tips saat mendaftar haji reguler!
Mar
27

Artikel kemarin telah diterangkan prosedur tentang pendaftaran haji ONH/haji regular. Namun apakah memang semudah itu?

Alhamdulillah bagi para mukimin, prosedur pelaksanaan haji untuk internal pemerintah Saudi Arabia sendiri tidak seribet itu, bahkan tidak mengenal kuota haji, he… he… jadi saya merasa perlu untuk menambahkan artikel penunjang dari prosedur pendaftaran haji itu berdasarkan pengalaman para jamaah haji. Mungkin prosedur untuk masing-masing kota ada perbedaaan sedikit, namun harus diperlukan trik dan tips yang jitu untuk melancarkan niat mulia kita, right?

Pertama, yang harus dipersiapkan oleh calon haji (calhaj) ketika ingin mendaftar haji dan pergi haji tentunya adalah niat yang lurus bahwa pergi haji adalah semata-mata hanya karena Allah. Bukan untuk piknik, berdagang, mencari gelar haji, penaikan status sosial, dipandang masyarakat, buat syarat pencalonan pilkada dan lain-lainnya.

Niat yang lurus ini akan membuat kita pasrah pada-Nya. Dan ketika timbul niat-niat yang sudah mulai melenceng segera luruskan saja dan minta ampun pada Allah.

Kedua, perbanyak doa dan shalawat, terutama doa minta haji mabrur. Loh kok prosedur kayak ginian aja butuh ini sih? Tentu sangat dibutuhkan, karena selama proses pendaftaran sampai keberangkatan kita akan menghadapi gunungan birokrasi yang akan menguji kesabaran kita. Dengan perbanyak do’a dan sholawat kita berharap pada Allah agar Ia memudahkan semuanya.

Ketiga, persiapkan waktu dengan secermat mungkin. Karena tidak bisa sehari atau dua hari untuk menuntaskan semua ini. Karena banyak dokumen yang harus dipersiapkan. Bagi yang bekerja dikantor kalau bisa minta cuti atau izin kerja setengah hari untuk mengurus pendaftaran ini.

Keempat, selalu berangkat lebih pagi untuk mendapatkan pelayanan yang lebih awal di kantor apapun. Entah di Kantor Kepala Desa, Puskesmas, ataupun di Kantor Departemen Agama. Karena kalau calhaj datangnya sudah terlalu siang—yang sebenarnya menurut kita masih waktunya jam kerja—siap-siap saja akan disuruh pulang dan datang kembali keesokan harinya dengan berbagai alasan klasiknya.

Kelima, bawa arsip selengkap mungkin, misal Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir/Ijazah masing-masing sebaiknya difotokopi. Walaupun di prosedurnya tandanya adalah garis miring yang berarti cukup salah satu saja namun saya sarankan untuk difotokopi juga semuanya. Agar, lagi-lagi, supaya berkas kita tidak dianggap tidak lengkap!

Anda punya pengalaman lain dalam prosedur pendaftaran haji? Tulis komentar dibawah ini, syukron jazilla. :)

Artikel terkait lainnya :

Add reply